Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2015

Catatan Kecil

Jika engkau ditakdirkan untukku, 
Akan kujadikan engkau pangeran di setiap perjalanan kehidupanku.. 
Menjadikan yang terakhir untukku,
Sampai senja itu menelan waktuku.. 


Bandung, 3 Maret 2015

Senin, 03 November 2014

Ketika Embun Tak Selamanya Putih

Siapa yang tak punya cita? 
Menjunjung mahligai kebahagiaan  
Guratan takdir yang amat dalam
Akankah hidup ini adalah ujian?

Embun datang dengan sejuknya
Tak lama, ia menjadi sosok misterius
Menyelami suhu yang amat dingin
Pagi merindukannya.. 

Ya, tak selamanya embun menjadi putih
Terlalu lama terdiam
Menyeringai penuh dalam pikiran 
Tangan pun bergetar, mencari kehangatan

Singgasana menjadi godaan..
Ya, hidup dengan fatamorgana..
Kapankah akan realistis?
Semakin kuat, semakin diuji yang dahsyat pula
begitulah hidup, tak selamanya putih 

Hingga pada akhirnya, kita menyadari..
Titik temu pada keabadian rasa, 
Mewarnai hidup dengan penuh hikmah..
Karena embun tak selamanya putih.. 
Ia mempunyai enigma yang beragam.. 

Jumat, 13 Juni 2014

Rasa

Tak kusangka hidup ini terasa sempit
Rasa itu datang silih berganti
Ketika kubelum menemukan cinta sejati
Terpana melihat keshalihan lelaki
Bagaimana membina hati
Eloknya dunia, semakin kumerenung..

Selasa, 29 April 2014

~

Ketika lelah tak sanggup bersuara
Rintih hati menahan luka
Pelita harapan yang mulai meredup
Akankah ada cahaya yang berpadu?
Berhimpun dalam naungan kehangatan..


Jumat, 21 Maret 2014

21/03/2014


Apakah aku sudah berubah? Menjadi lebih dewasa atau lebih kekanak-kanakan? 
Hei, aku sudah menghampiri universitas kehidupan.. 
Jangan kuterlena dengan bisikan orang yang membuatku terbang dalam angan
Jadilah wanita yang dewasa.. 
Dalam akhlak, budi pekerti, dan ketaatan.. 
Duhai Allah.. berilah jalan-Mu untuk selalu kutempuh 
Dalam ridho-Mu, menjagaku.. 
Aamiin :')

Minggu, 23 Februari 2014

Feel Lonely

Sunyi membawaku terhempas pada angan
Hanyalah pikiran yang sanggup menyimpannya
Walaupun gundah menodai asa 
Terhalang pintu jiwa 
Terjebak dalam kesunyian.. 

Apa yang harus kulakukan? 
Semua pergi, semua hilang
Sorotan hati, akankah seperti ini?
Akankah usai sampai di sini?

Jawaban yang masuk pada diri ini,
hanya satu halangan ini
Muncul dari beberapa pertanyaan
Dan hanya satu jawaban atas pertanyaan ini

"Lonely" 

Senin, 06 Januari 2014

2014

Selamat datang Januari 2014!
Beri kehangatan dalam hari-harimu..
Lupakan masa lalu yang tak perlu kau usik pikiranmu..
Ambil hikmahnya dan kokohkan diri untuk memperbaikinya
Ayo Shofi, kamu pasti bisa!
Langkah yang diiringi percikan kesucian
Perdebatan antara debu dan kilauan pasir
Menghantarkan jiwa perlahan pergi
Menuju dunia abadi

Yaa Rabb..
Berikanlah jalan-Mu di setiap langkah nafas ini
Yang tak pernah sadar mengarungi hidup
Cinta-Mu pada manusia memang benar..
Dalam dekapan kasih sayang-Mu yang terus berjalan
Adakah raga ini selalu rindu?
Bahkan hati selalu merindu pada Pemiliknya..
Semoga jiwa dan raga ini bersatu,
Membangun asa, menuju impian, menyapa kesuksesan

Dalam mencapai ridho-Nya ^_^

Rabu, 28 November 2012

Jika


Jika dia layak untuk dijauhi, tolong jauhkan aku darinya Yaa Allah.. 
Membuka lembaran baru untuk menerima seseorang yang menjaga dirinya hanya untukku.. Orang yang membutuhkan aku dalam menjaga dirinya, menjalani dengan tenang bersama..

Jika aku layak untuk melupakannya, tolong lupakanlah pikiranku untuknya Yaa Allah.. Aku tak mau bergelimang dalam rasa yang salah, bila tak diridhoi oleh-Mu.. Biarkan semua ini mengalir dengan tenang.. Mencari jalan keluar sendiri..

Rabu, 14 November 2012

Rasa

Yaa Rabb.. sifatku mungkin bukan anak kecil lagi..
Dan mungkin aku belum memasuki masa dewasa..
Namun Yaa Rabb, berilah aku kepemahaman iman
Berjalan di bumi-Mu..

Rasa ini, bahkan aku tak tahu rasanya seperti apa..
Pengungkapan terhadap kata tak bisa diutarakan..
Sungguh.. hamba-Mu ini memiliki rasa yang sepantasnya
Sebagai fitrah manusia..

Biarlah aku mengaguminya dengan diam..
Izinkanlah hamba meyimpan rasa ini untuknya..
Hingga tiba saatnya waktu yang telah ditentukan oleh-Nya..
Untuk memperindah cinta-Mu... :') 

Kamis, 04 Oktober 2012

:)

Semua akan kembali pada-Nya..
Syukurku pada rasa ini kutata dalam hati..
Entah apa kata orang-orang katakan..
Berpegang teguh pada-Nya, hadapi bersama-Nya..

Kadangkala hatiku menjerit,
Lirih pilu perasaanku
Ketika lingkungan menyerang..
Ingin rasanya menghilang sebentar..

Diam seribu bahasa,
Menatap langit
Melihat lingkungan ini amat sederhana..
Amat sederhana...

Senin, 27 Agustus 2012

Puisi


Aku menulis kata-kata ini bukan karena aku puitis. Namun dari dasar pikiranku yang terhanyut dalam angan-angan nyata yang tak bisa di mengerti oleh orang lain. Itulah diriku yang selalu memberikan teka-teki pedas dan menusuk ke semua aliran darah. Atau apakah semua tulisanku mudah di mengerti oleh orang lain? Entahlah.. 

Dari sanubari jiwa yang terdalam, kupendamkan rasa kegelisahan yang memuncak. Kapanpun rasa itu muncul, tak bisa menghimpitkan angin yang melalu lalang hinggap di atas pohon yang rindang. Damai bersama mimpi-mimpi palsu, menari di atas ingatan kepala melalui sel-sel padat. Sempatkah aku menuai keinginan diri yang belum terealisasikan? 

Bayang-bayang semu yang ada di pikiranku. Aku tak ingin menentang singa yang bisa mengejar mimpi dalam satu detik. Terik matahari yang bersinar terang tak bisa menembus kaca bening. Pecah sudah. Seperti hati yang tak bisa terjaga dalam kesucian diri. Pantas, jika kulakukan untuk dirimu. Orang yang bisa mengejar cahaya hati dalam ketentraman dan ketenangan jiwa. 

Keluh yang tidak berkata-kata ketika itu bisa untuk membuktikan bahwa kau pantas mengambil mahkota sedikit cahaya dunia. Terpikirkan sebuah kisah Romeo dan Juliet, aku tak mengerti. Cinta sejati akan ada dalam genggaman orang-orang yang percaya bahwa Tuhan yang melahirkan cinta sejati itu.

Puisi-puisi indah yang terlahir oleh tangan yang tak mampu menerjang nyata, hanya semu. Dan tak tahu bahwa apa yang akan terjadi pada dirinya. Sedalam lautan angan-angan itu tak berarti jika tak bertepi dalam kesungguhan. Paradigma seseorang yang kau cintai, pasti berbeda. 

Datang memberikan senyuman pada pasir yang tak bisa ditiup angin. Mendalam kusebut-sebut namamu di hati. Kuucapkan dalam lisan yang tak bersuara. Menantikanmu dan merendahkan keinginan yang hampir penat bagi yang merasakannya.

Mungkin kau lah satu-satunya yang bersemayam dalam pikiran. Ingin kutemukan dalam pertemuan suci di mana kau akan mengajakku pergi. Tapi, itu tak berarti. Rencana tidak bisa menjamin benar atau tidaknya perasaan itu harus di sanjungkan. Tuhan yang tahu kelemahan hati manusia. Dan hanya Dia yang bisa menyatakan semuanya.

Berjalan menuju cahaya abadi. Akan tergantikan sesosok makhluk yang jelita, jikalau bukan diriku. Aku harap dirimulah yang bisa terbang mengeluarkanku dari kehinaan dunia. Setia pada yang satu, tumpahkan segala kerinduan kepada-Nya. Karena Dia yang bisa menjawabnya.

Suatu saat kuingin dirimu, menjemput manusia kecil yang belum mengerti apa-apa. Aku dan kau akan mendidiknya yang tidak pernah lepas kasih sayang kepada anaknya sampai akhir hayat.


Senin, 06 Agustus 2012

Mencintai Allah Seutuhnya...



Dalam dekapan malamnya Ramadhan..
Terbitnya bintang-bintang bercahaya
Jatuhlah air bening itu dari mataku..
Melihat kesungguhan dalam penciptaan-Nya
                Ketika itu,
                Sayup terdiamnya aku menghangatkan jiwa
                Cinta... Akan hadir-Nya di setiap jiwa seseorang
                Membawa kedamaian jiwa, sungguh...
Rasa penat dalam diri
Satu persatu menghilang ditelan
Apakah aku akan mendapat cinta tulus dari-Nya?
Kuharap begitu..
                Dan aku pun berusaha untuk optimalkan
                Mencintai Allah seutuhnya, semampuku...

Rabu, 27 Juni 2012

Aku dan Sepucuk Melati




Mahkota putih yang cantik..
Berjatuhan mengelilingi tanah
Harum semerbak bagaikan parfum dunia
Satu demi satu kuambil
Kuamati sepucuk melati
Oh Tuhan, sepucuk melati ini sungguh indah
Menebarkan pesona dalam dirinya
Kubersimpuh atas kebesaran-Mu ini
Bisakah aku menikmatinya, sepucuk saja...
Menari dan bermain bersamanya
Kusimpan pada telingaku
Agar kau selalu tetap denganku
Menghangatkan jiwa sepi
Aku ingin sepertimu
Yang bisa mengeluarkan kharisma indah tersendiri
Yang membuat bunga-bunga lain cemburu padamu
Memberikan kesejukkan hati
Aku dan sepucuk melati.




Shofiyatunnisa
Tasikmalaya, 27 Juni 2012

Senin, 09 April 2012

Senyuman...

Ketika diri ini mampu untuk tersenyum.. 
Aku tau, bahwa Allah memberikanku senyuman yang indah...
Ketika air mata ini jatuh mengalir, usap air mata ini oleh-Nya dengan penuh ketenangan..
Tak ada yang menanggapi perasaanku ini kecuali Engkau Ya Rabb..
Saat senyuman hilang, berilah daku kesabaran yang amat sangat... 
Untuk melangkah kepada-Mu...
Kepada Syurga-Mu kelak...
Biarkanlah kepedihan ini melanda kepadaku..
Kuakan tetap tersenyum, walau perih di hati.. 
Semangat penuh cinta, cinta hakiki..
Berikanlah aku senyuman-Mu yang paling indah
Untukku... :')

Minggu, 25 Maret 2012

Kesunyian

Aku termenung dalam kesunyian
Tak ada yang memperhatikan
Tapi perhatianNya membuatku tenang..

Bergetar jiwa ini merasakannya
Akankah sebuah kejayaan itu abadi?
Ataukah hanya sebuah ujian?

Tuhanku.. Aku merindukannya..
Aku ingin Kau tetap ada di sini
Mencari kedamaian hati

Hingga saatnya kan tiba
Tak mungkin diriku selalu seperti ini
Ku akan BERUBAH!! 

Sabtu, 03 Maret 2012

Dalam Asaku


Dalam asaku, aku terbaring...
Dimana rasa kasih sayang itu telah musnah..
Melucuti dalam rintihan kalbu..
Yang tak kuasa aku wujudkan..

Kini, dalam kebimbanganku ini..
Kuingin keluarkan semua penat didalam pikiran dan hatiku
Ingin kuutarakan bahwa akulah wanita yang amat menyukai perasaan
Kuat dalam hati, bahkan logika.

Tak ada yang mengerti,
Perasaan yang unik ini tak dapat diartikan oleh kata-kata
Yang melekat di hati

Aku malu padaMu Ya Rabb..
Aku selalu mengeluh padaMu..
Dalam menjalani hidup yang amat singkat ini..

Tabahkan aku Ya Rabb...
Menjalani hidup yang akan musnah ini
Kuatkan aku dalam mengemban amanah di jalanMu Ya Allah...

Peluklah diriku yang semakin lemah ini...
Limpahkanlah semua rinduku hanya padaMu dan Rasulullah..
Untuk mengejar SyurgaMu..

Selasa, 07 Februari 2012


Ketika terhanyut dalam angan-ku ...
Kuberharap ini kan bersemi selalu ...
Demi mengharap cinta Dzat Yang Maha Tahu ...
Kuberharap Hatiku kan secerah Mentari ...

Memandang langit nan indah ...
Menikmati ciptaan Sang Maha Pemurah ...
Ucapan syukur menghias lidah ...
Berharap kan bisa selalu terarah ...

Terik mentari di pagi hari ...
Menghibur jiwa yang sunyi ...
Cahayanya semerbak menyinari hati ...
Berusaha temukan cinta sejati ...
Membangunkan jiwa-jiwa yang sepi ...

Aku butuh pagi setelah malam ..
Aku butuh tempat untuk ku diami ..
Aku butuh tersenyum setelah bersedih ..
Aku butuh hati untuk di sayangi ...
Aku-pun butuh dia jadi pelengkap hidupku ..
Tuk Mengapai Ridho Illahi Robbi ...
Siapapun dia yang telah tertulis di Lauh Mahfudz ...

Rabu, 11 Januari 2012

Izinkan Hamba


Ya Allah.. Di kala aku masih sendiri
Aku ingin Kau selalu ada menemani..
Yang selalu mengetahui isi hatiku...
Izinkanlah hamba menyayangi seseorang...
Ku tak bisa mengatakan yang sebenarnya terjadi,
Aku tak mau, aku masuk kepada jurang yang suram
Lindungilah aku Ya Rabb..

Izinkan hamba bertemu dengannya di Syurga kelak Ya Allah....

Senin, 09 Januari 2012

Ya Rabb...


Ya Allah... Nikmat dari-Mu tak terhitung...
Langkah ini belum mencapai keridhoan-Mu...
Ijinkan hamba untuk terus melalui rintangan yang berat..

Kecantikan mungkin tak berharga di mata-Mu..
Kekayaan itu tak seberapa di banding kekayaan-Mu..
Kecerdasan itu hanya terbatas, dan kecerdasan itu berhak milik-Mu..

Patutlah hamba tidak menyombongkan diri....
Berilah hatiku kesederhanaan dan kelembutan hati dan jiwa..
Menuju keridhoan-Mu, Ya Rabb... 

Karena Kau Maha Segalanya
Kau sangat berhak menyombongkan diri
Di dalam penciptaan-Mu..

Sungguh kecil diri ini
Tak ada daya dan upaya 
Dan tak bisa hidup tanpa-Mu....

Selasa, 27 Desember 2011

Puisiku

Disaat aku merindukanmu wahai sahabatku..
Wajahku yang pilu ini menempel dibantal empuk
Semua badanku di tutupi selimut lembut
Teringat sebuah kenangan masa lalu 
Ketika suram, hati gelisah dan menangis..
Ternyata engkau seorang yang lembut
HIdayahku dari-Nya telah membuatku sadar..
Seakan-akan hidup ini hanyalah kebohongan..
Kau mengingatkan aku dalam persaudaraan yang suci
Kau memang pantas mendapat pahala itu..

Takdirku ini, aku tak akan banyak bicara,
Ketika api dan air enggan bersahabat
Mereka tahu apa yang menjadi tugasnya
Bukan karena mereka ingin mengalahkan sesuatu 
Tapi mereka bekerja di tempatnya sendiri
Mereka tidak pernah mengeluh
Mereka jalani dengan penuh dengan ketenangan
Tak ada yang bisa menghalangi mereka
Karena mereka yakin, Allah mempunyai keindahan 
Disetiap sudut yang mereka duduki
Selalu bersyukur atas apa yang terjadi....