Senin, 01 Juli 2013

Wahai Diri..

Hai, apa kabar hati?
Masihkah ia tetap menjadi sesuatu yang indah?
Di saat tumpukan-tumpukan batu karang
Yang sukar untuk di sentuh

Apa kabar iman?
Masihkah ia tetap berdiri kokoh
Untuk menemui kisah di dunia ini?
Menggantung hati pada Pemiliknya?

Ketika layu mengguncangkan sinar cahayanya
Ketika tambatan hati enggan menyapa dirinya
Masihkah ia tetap berdiam diri, sepi, tak ada yang menemani?
Membawa revolusi yang cepat, tepat, dan aman

Wahai diri,
Bisakah membuka kelopak indah untuk dirinya?
Perlahan menulis cerita dengan pena emas
Menjelajahi waktu dengan sempurna..


Rabu, 12 Juni 2013

Berpikir

Suatu kekuatan dalam diri, sangat penting bagi perkembangannya. 
Walaupun usia tak dapat membuatnya lebih terbatas untuk mempelajarinya. 
Hanya pemikiran yang dapat mempersembahkan pada dunia akan masa-masanya. 
Pemikiran yang universal untuk dirinya sendiri. 
Lingkungan akan mewakili dirinya untuk terus berpikir apapun yang ada di dunia ini. 
Macam-macam kejadian yang memetik hikmah-Nya. 
Buat apa kita terus mengelak dalam perjalanan hidup ini? 
Toh, hidup ini sudah ada yang mengatur. 
Ya, dengan berusaha tentunya. 
Dan tak ada yang tak mungkin bila Allah mengizinkan sesuatu terjadi. 
Firman-Nya yang tak pernah dusta. 
Membawa kedamaian jiwa, menuju keselamatan dunia dan akhirat. 
Ketika turun hujan pun terjadi atas izin-Nya. 
Bisakah kita berpikir 10 detik saja minimal. 
Merenungkan apa yang Dia keluarkan untuk bumi ini?


Kamis, 30 Mei 2013

Masa Remajaku

Entah apa yang aku rasakan saat ini, memang jauh dari masa kanak-kanak yang pernah aku lalui. Di mana ketika masa keseriusan itu datang, memberikan kepastian pada seorang insan. Sesuatu yang tak disangka adanya ketertarikan pada masa depan. Logika menghujamku untuk terus memikirkan apa yang sedang terjadi, namun hati yang tak pernah bertanya mengapa ini terjadi, hanya bisa merasakan, menatap keadaan yang sebenarnya. Dunia ini memang tak selebar dan kelor, pasti semua itu akan dipertemukan sejauh apapun kita melangkah. Terdapat titik temu yang tak bisa dibayangkan. Walaupun perasaan ini diuji untuk bisa bertahan ataukah merelakan begitu saja. Masa lalu ya masa lalu, masa depan harus kita raih. Jangan sampai masa lalu yang pahit terulang kembali. Membawa diri lebih baik dan terus lebih baik lagi. Kini yang aku rasakan, tak pernah menyangka seorang insan menyatakan perasaannya kepadaku begitu terlihat keseriusannya. Tapi, aku belum ingin secepat itu. Hati ini belum bisa menerima walaupun aku juga mempunyai perasaan yang sama. Belajar dari pengalaman yang dulu, seseorang yang pernah aku sia-siakan ketika itu, beberapa tahun kemudian serasa sangat menyesal aku telah mengelak perasaannya. Dulu memang tak sadar, mungkin belum paham apa itu cinta yang tulus. Membela temannya sendiri meskipun dia terluka. Ketika dia menjauh, aku baru menyadarinya. Betapa berharganya seorang sahabat sejati. Yaa Ghafur, maafkanlah masa laluku. Karena itu, aku tak ingin menyakiti hati seseorang yang sudah menyayangiku. Tiga tahun lamanya, syukurku bisa bertahan dari godaan. Dan semoga masa yang akan datang, masa yang betul-betul menyelipkan kedewasaan terungkap dengan sendirinya, aku bisa memilih dengan tegas, memilih yang terbaik untukku, untuk masa depan. Dan semoga aku dapat bertemu dengannya dalam ikatan yang suci dan berada dalam ridho-Nya. Aamiin.

Senin, 27 Mei 2013

Yang Terbaik dari-Mu

Syukur Alhamdulillah, Engkau sebenar-benarnya Pencipta yang Maha Kuasa Yaa Rabb.. Izinkanlah hamba untuk terus menyusuri mengejar ilmu sebanyak mungkin.. Masa SMA yang takkan pernah aku lupakan seumur hidupku. Masa SMA yang menjadi masa-masa indah, penuh tangisan, tantangan, dan haru membiru yang aku rasakan. Masa yang memberikan berjuta keindahan rasa ketika aku melaluinya. Membawa diriku memilih pilihan yang terbaik dan masa remaja yang penuh dengan pesona cinta di dalamnya. Nikmatilah masa remaja ini, karena masa itu tak akan terulang lagi. Aku sangat bersyukur akan hadirnya perasaan itu pada awal remaja yang mungkin membuatku galau sebelumnya. Belum mengerti makna kehidupan yang sebenarnya, bahkan jati diri dan kedewasaan itu baru mulai terbentuk pada masa saat ini. Ketika semuanya akan menjadi kenangan, hanya terdapat jejak indah yang memesona. Perjalanan masih panjang. Di sana masih menunggu kisah-kisah yang tak dapat dipikirkan sebelumnya. Masa yang akan membawa ke dalam kehidupan masyarakat dan bersifat luas. Ketika semua orang menjadi apa yang mereka inginkan, bagaimana syukur itu dihadirkan. Tidak menyombongkan yang akan merusak diri sendiri. Sebelumnya sudah aku perjuangkan dan terus berdoa agar Dia senantiasa memberikan yang terbaik bagiku. Sekarang, aku hanya bisa berserah diri kepada-Nya, pilihan-Nya yang terbaik akan diumumkan pada sore hari ini. Yakin bahwa tak ada yang sia-sia dalam perjalanan hidup ini. Dan ternyata, Allah memberikan segalanya lebih dari cukup. Di saat aku sudah berserah diri, apapun keputusan berada di tangan-Nya, aku siap. Alhasil, hatiku terasa dagdigdug saat membuka hasil seleksi SNMPTN. Dan akhirnya Allah sudah menjawab apa yang terbaik bagiku. Yaitu berada di Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan. Prodi Bimbingan dan Konseling. Sungguh, tak disangka. Allah telah membuktikan apa yang terbaik untukku. Semoga aku bisa berprestasi di dalamnya. Aamiin. Namun, aku juga sedih, beberapa temanku bahkan sahabatku belum rezekinya masuk jalur Undangan. Tapi, mereka tetap semangat yang akan menghadapi SBMPTN. Semoga kami tetap diberikan yang terbaik, apapun itu. Karena skenario Allah selalu indah~

Minggu, 26 Mei 2013

Pengumuman SNMPTN

Yaa Allah, hamba insyaAllah menerima ketentuan dari-Mu.. Hamba siap untuk memberikan kisah pada orang lain.. Hamba siap untuk bernazar tiga hari jika hamba diterima di UPI jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan 2013. Aamiin~ hamba hanya bisa memohon dan bertawakkal pada-Mu.. hamba sudah senantiasa berikhtiar ketika perang bersama kertas itu.. dan hamba mohon Yaa Allah, berikanlah yang terbaik bagi hamba.. Aamiin~

Minggu, 28 April 2013

Renungan



Melihat dunia ini yang penuh histeris, Allah sudah membuka tiap-tiap jendela kebaikan-Nya melalui firman-Nya. Namun entah dunia ini direlung kebingungan, di saat manusia hanya bertaubat sekejap. Tebar kebaikan dimulai saat ini, menjadi pribadi lebih baik, meminta perlindungan kepada-Nya. Di sini adalah tempat terakhir kita berbuat baik, mengamalkan amal shaleh, dan memberikan manfaat untuk semuanya.
Banyak yang kita saksikan di bumi ini. Telah Allah berikan peringatan pada manusia yang mau berpikir. Bahkan keindahan yang ada di dalamnya, telah Allah susun untuk kita agar kita merenunginya. Karena, dunia ini adalah tempat terakhir kita mengerjakan amal. Sedangkan tempat yang abadi adalah akhirat. Itulah sebenar-benarnya tempat orang-orang yang terpilih atas izin-Nya.
Ya, penulis memang punya banyak kesalahan dalam perbuatan, penulis juga hanya insan biasa. Untuk itu dikala kita mengingat Allah, segeralah renungi dosa-dosa yang telah kita perbuat. Yakini untuk segera bertaubat, karena rahmat-Nya selalu terbuka untuk hamba-Nya yang ingin bertaubat. Sebelum terlambat.

Jumat, 26 April 2013

Atas Izin-Nya


Allah menciptakan sepasang manusia untuk saling melindungi dan saling menguatkan iman di jalan-Nya. Entah apa yang kurasakan saat ini, benar atau tidaknya sebuah rasa yang akan diberikan kepadaku. Walaupun rencana yang masih berjalan sesuai waktu, itu pun sedang menunggu waktu yang di tentukan-Nya. Yaa Rabb, aku bingung. Aku hanya wanita yang belum sepantasnya menjadi wanita seutuhnya. Aku masih dibilang kekanak-kanakan. Aku belum mau memikirkan apa yang akan aku jalani nanti. Sebuah pertemuan antara sepasang kekasih halal, menjadi miliknya. Entah siapa akhirnya yang datang. Sebenarnya aku tak peduli, perjalananku masih panjang. Mimpi-mimpiku ingin kugapai. Biarkan Allah yang mempertemukan. Jika memang sudah saatnya, saat Allah ridho, aku akan menerimanya.